Fernando Botero dan karya-karyanya, dalam bentuk gambar

admin Avatar

Posted on :

Melissa Velasquez Loaiza

Fernando Botero dari Kolombia adalah salah satu seniman plastik Kolombia yang paling dicari dan memiliki resonansi internasional terbesar.

Ia meninggalkan warisan seni melalui karya plastiknya yang sangat besar yang terdiri dari gambar, pahatan, dan lukisan yang ciri umumnya adalah karakter bervolume besar, lebih tebal, lebih kokoh, gemuk, dalam sebuah karya yang berkisar dari costumbrismo, kritik politik hingga sindiran.

Botero, yang oleh presiden Kolombia disebut sebagai “pelukis kekerasan dan perdamaian kita,” meninggal pada tanggal 15 September di Monaco. Dia berusia 91 tahun.

Sekilas karya Botero dikenali dari volumenya. Pengaruhnya ada di kota asalnya, Medellín (tempat ia dilahirkan pada tahun 1932) dan seni Italia. Tokohnya merupakan ikon seni Amerika Latin abad ke-20.

Dalam foto ini, pematung Kolombia Fernando Botero muncul di depan salah satu karyanya di Champs Elysées di Paris pada bulan Oktober 1992. (Kredit: BERTRAND GUAY/AFP via Getty Images)

Patung Batang tubuh. Fernando Botero. Pameran di Champs Elysees di Paris pada 16 Oktober 1992. (Kredit: BERTRAND GUAY/AFP via Getty Images)

Botero berpose dengan salah satu lukisannya di studionya di Paris pada 9 Februari 2001. (Kredit: JOEL ROBINE/AFP via Getty Images)

Botero dengan patung perunggunya “Tangan Kiri” di depan Museum Modern di Stockholm pada bulan September 2001. (Kredit: JACK MIKRUT/SCANPIX SWEDEN/AFP via Getty Images)

Botero menunjukkan beberapa karya baru pada 14 April 2005 di bengkelnya di Paris. Serial ini mengenang berbagai penyiksaan, penghinaan seksual, dan pelecehan terhadap tahanan Irak yang dilakukan oleh tentara Amerika di penjara Abu Ghraib (Irak). (Kredit: PASCAL PAVANI/AFP melalui Getty Images)

Pada tanggal 27 Juni 2006, pengunjung mengamati “Pembantaian di Kolombia”, lukisan cat minyak karya seniman Kolombia Fernando Botero, yang merupakan bagian dari pameran “Rasa sakit Kolombia di mata Botero” yang dipamerkan di Museum Seni Rupa di Buenos Aires Aires, terdiri dari sekitar 50 gambar dan lukisan cat minyak yang menggambarkan kekerasan dan penderitaan yang harus dialami rakyat Kolombia. (Kredit: JUAN MABROMATA/AFP melalui Getty Images)

Karya Botero ini berjudul “The pain of Colombia” yang menggambarkan kekerasan di negara tersebut sejak tahun 1980an dan merupakan bagian dari pameran di Lima, Peru, pada bulan November 2006. (Kredit: JAIME RAZURI/AFP via Getty Images )

Patung perunggu bernama “Wanita dengan Cermin” ini berada di luar ruangan di Taman Botero di pusat kota Medellín, Kolombia, di depan Museum Seni Antioquia. Foto dari April 2007. (Kredit: GERARDO GOMEZ/AFP via Getty Images)

Botero di depan salah satu patungnya yang dipajang di depan Katedral Berlin pada 20 September 2007. (Kredit: AXEL SCHMIDT/DDP/AFP via Getty Images)

Dalam foto ini Anda dapat melihat karya Botero berjudul “Woman Reading tahun 2007 di Latin American Art di Sotheby’s New York. (Kredit: TIMOTHY A. CLARY/AFP melalui Getty Images)

“Pria dan Wanita” oleh Fernando Botero dipajang saat pratinjau lelang Seni Amerika Latin Sotheby pada 21 Mei 2010 di New York. (Kredit: EMMANUEL DUNAND/AFP melalui Getty Images)

“Still Life with Fruit Juice” oleh Fernando Botero dipajang saat pratinjau Lelang Seni Amerika Latin Sotheby pada 21 Mei 2010 di New York. (Kredit: EMMANUEL DUNAND/AFP melalui Getty Images)

“Kematian Pablo Escobar” karya Fernando Botero di Museum Antioquia di Medellín dipamerkan pada 20 Januari 2011. (Kredit: RAUL ARBOLEDA/AFP via Getty Images)

Botero berpose pada 22 November 2017 di depan salah satu lukisannya yang dipamerkan di Hotel de Caumont, di Aix en Provence, Prancis selatan, sebagai bagian dari pameran “Botero, dialog dengan Picasso.” (Kredit: BORIS HORVAT/AFP melalui Getty Images)

Botero di samping salah satu lukisannya dari koleksi “Via Crucis” dalam sebuah pameran di museum Vittoriano di Roma pada tahun 2017. (Kredit: TIZIANA FABI/AFP via Getty Images)

Kawat-CNN
™ & © 2023 Cable News Network, Inc., sebuah Perusahaan Penemuan Warner Bros. Seluruh hak cipta.

Source link

Pola Slot Gacor Terbaru

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *