Dugaan Mayat Alien yang Dipamerkan ke Kongres Meksiko Tidak Meyakinkan Para Ilmuwan | Berita Cerdas

admin Avatar

Posted on :

tubuh yang sangat kecil, putih, mirip manusia dengan anggota badan yang panjang dan fitur wajah yang memanjang di atas bantal

Salah satu dari dua spesimen yang dipresentasikan ke Kongres Meksiko, difoto saat konferensi pers jurnalis Meksiko dan yang mengaku ahli UFO Jaime Maussan, di Mexico City pada 13 September 2023. Daniel Cardenas / Anadolu Agency via Getty Images

Dua spesimen yang diduga merupakan sisa-sisa “alien” dipresentasikan di hadapan Kongres Meksiko pada hari Rabu oleh seorang yang mengaku sebagai “ahli ufologi” yang sebelumnya terlibat dalam pseudosains dan klaim palsu mengenai makhluk luar angkasa.

Ilmuwan UFO, penulis dan pembawa acara TV Jaime Maussan bersaksi di bawah sumpah bahwa dua benda abu-abu keriput dengan tiga jari di masing-masing tangan adalah “makhluk non-manusia yang bukan bagian dari evolusi terestrial kita,” menurut Thomas Graham dari Guardian. Namun para ahli dengan cepat meragukan klaim Maussan.

“Kesimpulan ini tidak didukung oleh bukti,” Antígona Segura, salah satu ahli astrobiologi terkemuka di Meksiko, mengatakan kepada Simon Romero dari New York Times. “Semua ini sangat memalukan.”

Maussan mengatakan para peneliti di National Autonomous University of Mexico menggunakan penanggalan karbon untuk menentukan sisa-sisa tersebut berusia sekitar 1.000 tahun. Para ilmuwan di universitas tersebut menjauhkan diri dari kesaksian Maussan, dengan mengatakan bahwa mereka tidak terlibat dalam pengumpulan sampel, juga tidak melakukan kontak dengan spesimen lengkap.

“Kami sama sekali tidak dapat mengambil kesimpulan tentang asal usul sampel ini,” kata Laboratorium Nasional Spektrometri Massa Dengan Akselerator universitas tersebut dalam sebuah pernyataan yang pertama kali dirilis pada tahun 2017, menurut Times.

Pada tahun 2015, Maussan juga mengungkap mayat yang diklaimnya milik alien, namun kemudian terbukti sebagai sisa-sisa anak manusia. Dan dua tahun kemudian, dia berpartisipasi dalam proyek video yang mengklaim bahwa spesimen yang ditemukan di Nazca, Peru, dengan tengkorak memanjang dan tiga jari di masing-masing tangan adalah bukti adanya alien. Para arkeolog mengatakan beberapa jenazah mungkin adalah penduduk asli Peru, yang dimutilasi agar terlihat seperti makhluk luar angkasa, tulis Christopher Heaney untuk Atlantik pada tahun 2017. Dan sebuah laporan dari kantor kejaksaan Peru menyatakan bahwa spesimen tersebut adalah “boneka yang baru diproduksi, yang ditutupi dengan campuran bahan-bahan tersebut.” kertas dan lem sintetis untuk mensimulasikan keberadaan kulit,” menurut Megan Janetsky dari Associated Press.

Dalam sidang minggu ini, Maussan mengklaim dua jenazah terbaru ditemukan di tambang alga di Cusco, Peru, pada tahun 2017. Dia mengatakan jenazah tersebut bukanlah mumi, juga tidak dimanipulasi, menurut Anumita Kaur dari Washington Post. Maussan juga menuduh bahwa sinar-X menunjukkan bahwa salah satu makhluk tersebut memiliki “telur” di dalamnya, lapor Jack Ryan dari Australian Broadcasting Corporation (ABC).

Para ahli belum menganalisis sisa-sisa tersebut dari dekat, dan datanya juga belum dirilis ke publik. Namun, gambar-gambar yang diduga alien telah menjadi viral di media sosial.

“Tentu saja semuanya dibuat-buat,” kata Julieta Fierro, ilmuwan di Institut Astronomi di Universitas Otonomi Nasional Meksiko, kepada ABC. Pakar lain mengatakan alien tersebut terlihat terlalu mirip dengan manusia untuk dianggap asli.

Kehebohan seputar kesaksian baru-baru ini merupakan indikasi baru adanya minat baru terhadap makhluk luar angkasa dari masyarakat dan pemerintah federal. Hanya satu hari setelah kesaksian Maussan, NASA merilis laporan tentang Fenomena Anomali Tak Dikenal (UAP) dan mengumumkan penunjukan direktur penelitian UAP yang pertama.

Dan pada bulan Juli tahun ini, mantan perwira intelijen Angkatan Udara David Grusch bersaksi di sidang kongres AS bahwa pemerintah AS memiliki “bahan biologis” non-manusia dari lokasi jatuhnya UAP. Dua veteran militer lainnya berbicara tentang pertemuan mereka dengan UAP saat bekerja di angkatan bersenjata. Salah satu dari mereka, Ryan Graves, juga memberikan kesaksian di depan Kongres Meksiko minggu ini, namun ia kemudian mengutuk proses tersebut.

“Sayangnya, demonstrasi kemarin merupakan sebuah langkah mundur yang besar dalam isu ini,” tulis Graves di X, yang sebelumnya bernama Twitter. “Saya akan terus meningkatkan kesadaran akan UAP sebagai masalah mendesak dalam keselamatan dirgantara, keamanan nasional, dan ilmu pengetahuan, namun saya sangat kecewa dengan aksi yang tidak berdasar ini.”

Dapatkan cerita terbaru di kotak masuk Anda setiap hari kerja.

Video yang Direkomendasikan

Diarsipkan di bawah: Alien, Pemerintah, Hoax, Meksiko, Peru

Source link

Pola Slot Gacor Terbaru

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *